Review: Revolution Radio

Green Day. Sebuah nama band yang pasti tak asing untuk kalangan pecinta musik. Band rock asal Amerika ini sempat melejit dengan beberapa lagunya yang mungkin paling terkenal di Indonesia adalah Wake Me Up When September Ends. Walau sudah berumur ternyata Green Day masih aktif. Itu dibuktikan dengan album terbarunya yang berjudul Revolution Radio ini baru dirilis pada tanggal 7 Oktober 2016.

Lagu yang paling sempat menyita perhatian adalah Revolution Radio, lagu yang diberi judul sama seperti nama Album terbaru ini. Selanjutnya adalah lagu Outlaws yang nada-nada minornya cukup mengingatkan pada beberapa lagu Green Day terdahulu seperti Last Night On Earth.

Konsep album ini sangat matang yang menjadikannya sangat nyaman didengar. Dinamika antar lagu di album ini dibuat dengan sangat cerdas sehingga tidak ada rasa perubahan genre musik yang sangat signifikan setiap akhir ke awal lagu. Dan yang cukup membuat terkejut adalah saling bersambungnya lagu pertama, Somewhere Now dan lagu ke-sebelas, Forever Now. Kedua lagu ini benar-benar disambungkan. Potongan lagu Somewhere Now tiba-tiba terdengar dalam lagu Forever Now. Untuk yang mendengar satu album dari awal pasti akan melihat playlist mereka apakah lagu yang diputar adalah Somewhere Now atau bukan. Mungkin pada saat itu akan berpikir apakah playlist sudah kembali ke atas padahal masih ada lagu terakhir yang berjudul Ordinary World.

Album ini berisi 12 lagu yang sangat direkomendasikan untuk didengar. Terutama untuk kamu para penggemar Green Day atau penikmat musik tahun 90-an yang ingin bernostalgia dengan masa kejayaan Green Day. Tidak berlebihan jika album ini bisa diperhitungkan untuk menjadi album rock terbaik di Grammy tahun depan. Dengan membandingkan dengan album Drones milik Muse yang menjadi album rock terbaik di Grammy tahun ini, tentu album Revolution Radio lebih baik dari segi konsep album.

Sebelumnya Drones yang menembus #1 Billboard memang menjadi album musik yang dinikmati sebagai sebuah album karena semua lagu dalam album ke-tujuh Muse tersebut memiliki cerita yang bersambing dari lagu pertama hingga akhir. Namun di Revolution Radio lagu-lagu yang ada didalamnya lebih nyaman didengar sebagai sebuah album utuh dibandingkan dengan Drones.

So, silakan beli albumnya atau dengarkan di beberapa layanan penyedia musik seperti Spotify, Deezer, dll dan dengarkan satu album secara penuh. Selamat menikmati Revolution Radio.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s