Sabar Sabar Sabar

IMG_6633 (FILEminimizer)

Di sela kegiatan sosialisasi.

Kemarin menjadi hari yang cukup melelahkan. Bahkan sampai tidak sempat waktu untuk menulis cerita sederhana tentang hari kemarin. Itu adalah salah satu hari yang paling menguji kesabaran setelah hari sebelumnya gagal ke Bandung bersama Astrid karena pambel motor hancur ketika masih di Cadas Pangeran. Sebelumnya pun Astrid kehilangan iPhone-nya yang sampai saat ini belum berada di tangannya lagi. Pagi hari kemarin, aku kembali diuji ketika kesulitan untuk menyalakan motor saat berada di Mandalaherang.

Pagi itu kami ada agenda untuk sosialisasi mengenai KKN Posdaya kepada aparat desa yang sebelumnya telah kami undang dengan surat yang telah diedarkan. Acara berlangsung di GOR yang berada di kantor desa setempat. Kami mempersiapkan segala kebutuhan sosialisasi dari mulai menyusun kursi, proyektor hingga pada akhirnya memasang spanduk di kantor desa.

Acara sebenarnya tidak dimulai tepat waktu karena harus menunggu beberapa aparat desa. Namun sosialisasi dimulai ketika para hadirin dirasa cukup terutama di kalangan ibu-ibu yang sangat kontras dengan jumlah hadirin pria. Beberapa sambutan seperti dari kepala desa, ketua BPD dan ketua posdaya pun disampaikan sebelum sosialisasi yang dipimpin oleh Lukis dimulai.

Acara pun selesai sebelum shalat Jumat yang membuat perjalanan pulang ke posko sedikit lebih tenang. Aku, Lukis dan Anda pun shalat Jumat di Al-Istiqamah, masjid terdekat dari posko tempat kami tinggal. Setelahnya aku tak bisa berlama-lama karena mempunyai jadwal untuk mengajar di pesantren kilat yang dimulai pukul 13.00 WIB.

Ternyata di sini kesabaran lebih diuji. Aku dan Nurul mendapatkan bagian mengajar kelas 3-6 SD yang mana merupakan masa-masa sedang nakal ditambah dengan jumlahnya yang sangat banyak. Mungkin bisa dikatakan sepuluh kali lipat dari bagian yang diambil oleh Anda dan Lindi. Metode kami yang menggunakan poin pun sudah diterapkan. Dan ternyata cukup menarik perhatian santri karena mereka menginginkan poin yang banyak untuk mendapatkan hadiah di akhir.

IMG_6716 (FILEminimizer)

Tim pengajar pesantren kilat hari ke-2.

Dan di hari itu kami berencana untuk berbuka puasa di salah satu tempat makan bakso yang terletak di depan alun-alun Cimalaka. Hari kemarin dan sebelumnya memang hari-hari yang menguras dompet cukup banyak. Dan salah satu tragedi lagi di hari kemarin adalah matinya aliran listrik di daerah sekitar saat hendak shalat Isya. Sebelumnya kami pun tak ada yang mempersiapkan lilin. Alhasil smartphone pun menjadi alat penyelamat pemberi cahaya. Dan ujian pada hari itu cukup untuk menampar menjadi seseorang yang lebih baik di hari ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s