Penolakan yang Lucu

Kemarin malam mungkin menjadi cerita yang penting untuk BEM dan KEMAKOM secara keseluruhan. Pandangan umum dari yang awalnya ketiga fraksi menerima dan hanya satu fraksi yang menolak berubah setelah proses lobbying yang menghabiskan waktu 4×15 menit. Sehingga cukup larut pembahasan untuk kemarin. Sungguh disayangkan fraksi tidak mengindahkan kesepakatan 2×15 menit dan lanjut ke voting dan terus meminta hingga akhirnya satu jam saat itu digunakan untuk lobbying yang tertutup dengan hasil yang berubah total dari sebelumnya: LPJ BEM ditolak.

Hal yang palig disayangkan tentu saja alasan fraksi yang menyebut bahwa ketidaksuksesan DINAMIK 11 (dianggap seperti itu) menjadi hal yang utama bagi BEM kali ini. Program kerja yang digadang-gadang sebagai program kerja bersama, program kerja KEMAKOM bukan hanya sekedar BEM ini pun ternyata harus ‘ditanggung’ oleh BEM tersendiri. Bertolak belakang dengan pernyataan sebelumnya. Lembaga legislatif pun dengan ringannya seolah tak juga bertanggung jawab atas program kerja ini. Lucu. Dan hal ini yang dijadikan kambing hitam untuk penolakan LPJ BEM KEMAKOM 2015-2016.

Apakah dari kami tidak menerima? Tentu saja staff banyak yang tidak terima. Seolah apa yang telah dikerjakan di satu periode tidak dihargai karena tolok ukur hanya pada satu program kerja yang dianggap paling besar. Kaderisasi yang terangkum dalam ‘KEMAKOM Character Development’ dengan isi program kerja dari mulai RAM hingga PLASA, peningkatan skill kebidangan melalui kegiatan pelatihan dan seminar, acara kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat yang mengabdikan diri selama 1 minggu di sebuah desa, bahkan berhasil ‘menyelamatkan’ mahasiswa yang hampir dicuti paksa nampaknya sama sekali tak jadi pertimbangan. Semua itu pupus hanya karena satu program kerja. Program kerja yang membuat semua menjadi buta akan kinerja satu periode.

Sedangkan jika saja kasusnya program kerja tersebut sangat sukses, tapi ada mahasiswa yang dicuti paksa pasti ceritanya akan beda. Pasti akan ada pandangan ‘untuk apa DINAMIK sukses tapi ada mahasiswa kita yang tidak terurus oleh eksekutif mahasiswa’. Apa intinnya? Adalah apapun yang badan eksekutif lakukan tidak akan pernah cukup, tidak akan pernah memuaskan, dan pasti akan selalu ada hal yang dituntut. Sebesar apapun usaha badan eksekutif untuk mengajak warga seperti dalam kegiatan, oprec panitia pasti kata-kata ‘BEM kurang merangkul warga’ akan selalu ada sampai kapan pun. Karena semua harus ideal. Harus benar-benar sempurna. Mungkin tahun depan seluruh pengurus harus dewa, jangan manusia.

Tak lupa juga terima kasih untuk teman-teman yang justru respect pada BEM KEMAKOM 2015-2016 saat tahu bahwa LPJ ditolak oleh fraksi di malam sebelumnya. Ini jadi tamparan bagi seluruh elemen. Bukan hanya untuk badan eksekutif, tapi juga untuk fraksi yang selalu menuntut kesempurnaan. Maaf untuk kesalahan yang badan eksekutif lakukan. Semuanya telah diklarifikasi di musyawarah mahasiswa. Dan saya tetap menyayangkan atas penolakan dengan alasan yang tak dapat diterima.

Iklan

One thought on “Penolakan yang Lucu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s