Let’s Help!

WP_20160327_17_40_08_Pro (FILEminimizer)

Seorang anak di salah satu sudut ATM.

Sore ini usai mumas yang hanya berjalan selama 4 jam berakhir pukul 17.00 WIB dan aku meninggalkan GIK sekitar setengah jam kemudian. Sebelum pulang, aku dan Tia menuju ATM yang berada di daerah Masjid Daarut Tauhiid. Karena memang tempat ATM yang paling dekat antara FPMIPA dan kostan adalah di daerah tersebut. Bukan pemandangan yang aneh jika antrean di sana selalu panjang, khususnya mahasiswa.

Setelah sampai, di satu sudut ATM terlihat anak kecil yang terlihat lusuh duduk manis dengan karung yang berisi barang hasil pulungan di dalamnya. Anak tersebut cukup tenang tidak ketakutan namun seperti menunggu seseorang. Aku prediksi dia sedang menunggu ayahnya yang sedang mengumpulkan barang yang masih bisa diambil di sekitar sana. Seorang ibu pun yang berdiri di depanku memandanginya seperti kasihan. Perhatianku pun tertuju pada anak tersebut dan ibu-ibu yang juga sama memandanginya. Mungkin dalam hati ibu tersebut ingin memberi sesuatu sama sepertiku tapi bingung apa yang harus diberikan? Lagi pula langkah tersebut takut sesuatu yang salah. Sempat berpikir untuk membeli roti atau makanan ringan lainnya tapi tetap masih dilanda kebingungan.

Akhirnya hingga Tia selesai, kami mulai berjalan dan ternyata yang menghampiri anak kecil tersebut adalah seorang ibu dengan barang bawaannya. Lalu sambil berjalan dan menjauh, aku melihat kembali kea rah ibu-ibu tadi yang sama-sama memperhatikan anak kecil tadi tetap melihat anak kecil tersebut dengan penuh belas kasih. Mungkin setelahnya ibu itu memberikan sesuatu, tapi aku juga tidak tahu bagaimana kelanjutannya.

Setelah beberapa langkah ke depan tiba-tiba ada seorang perempuan sebaya yang kemungkinan besar adalah seorang mahasiswi yang isi tasnya terjatuh dan tumpah ke jalan. Aku hendak membantunya tapi ketika Tia langsung mengambilkan barang-barangnya dan memasukannya ke dalam tasnya lagi, aku hanya bisa menyaksikannya. Setelah mahasiswi tersebut berterima kasih, kami pun melanjutkan langkah kami.

Tiba-tiba ada seorang perempuan lagi di sana menghampiri kami dan mengajak kami untuk berkenalan. Dia tidak sendirian, ditemani temannya sambil membawa kamera dan membidik pada kami berdua. Ternyata dia menjelaskan bahwa perempuan yang isi tasnya tumpah ke jalan adalah settingan mereka untuk sebuah challenge. Dia pun bertanya mengapa kami membantunya. Dan rasanya seperti ada di program televisi di mana ada kamera yang memperhatikan kami apakah akan menolong apa tidak. Pengalaman yang menarik untuk hari ini.

Lalu teringat dengan kejadian anak kecil tadi di sudut ATM. Apakah ini adalah β€˜tes’ yang dilakukan Allah untuk melihat kepekaan umatnya untuk menolong sesama tanpa keraguan? Mulai sekarang, mari kita tumbuhkan rasa tolong menolong dengan juga memperhatikan kewaspadaan agar tidak terjadi penipuan. Selamat bermanfaat untuk orang lain dan sekitar!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s