Mengenal Teknik Simulasi dan Permodelan

Catatan Kuliah Selasa, 2 Februari 2016.

Teknik Simulasi dan Permodelan membahas tentang bagaimana memodelkan dan mensimulasikan suatu sistem agar mendapat beberapa keuntungan seperti memprediksi pengaruh sistem, agar biaya lebih murah atau juga untuk menghindari resiko. Dalam kuliah Teknik Simulasi dan Permodelan (TSP), akan dibahas mengenai pengantar, klasifikasi, dan contoh-contoh dari TSP, teori antrian dan juga pembangkit bilangan acak.

Sistem

Sistem berasal dari kata systema dalam bahasa Yunani. Menurut Blanchard (1991), Sistem adalah kumpulan elemen yang bekerja sama untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Sistem juga memiliki beberapa karakteristik di antaranya adalah terdiri dari berbagai elemen, adanya interaksi, juga mempunyai tujuan tertentu.

Elemen sendiri adalah bagian dasar dari sistem. Sedangkan atribut adalah perwujudan yang dapat dilihat. Dan hubungan kedunya disebut dengan relasi.

Beberapa permasalahan pada sistem antara lain:

  • Sintetis Sistem: Membuat perancangan yang belum ada
  • Analisis Sistem: Mempelajari perilaku sistem dan perangcangan yang sudah ada
  • Black Blox: Sistem sudah ada, namun strukturnya belum diketahui

Model

Model adalah representasi sederhana dari sebuah sistem (proses/teori), tapi bukan sistem itu sendiri (Anu Maria, 1997). Model memiliki karakteristik mirip dengan sistem, mampu menganalisis/prediksi perubahan pada sistem, pendekatan terhadap sistem nyata, sederhana dan mudah dipamahi, dan juga perlu verifikasi dan validasi.

Keuntungan menggunakan model di antaranya adalah hemat biaya, hemat waktu, fokus pada karakteristik yang penting dan juga mudah melakukan revisi, update, penambahan fitur, dll.

Simulasi

Simulasi dapat diartikan sebagai peniruan operasi (sebuah proses) dari sistem dunia nyata. Kenapa harus melakukan simulasi? Karena simulasi dapat meramalkan kinerja sistem, terhidar dari resiko dan memiliki perkiraan hasil lebih akurat. Karakteristik dari simulasi sendiri harus mudah dipahami, murah dan cepat. Jika saja perkiraan simulasi akan lebih mahal atau lebih lambat dari operasi nyata, maka simulasi jangan dilakukan.

Penggunaan simulasi adalah untuk interaksi dalam sistem yang kompleks, visualisasi proses dalam sistem, verifikasi model, dan juga sebagai alat percobaan untuk mendapatkan hasil yang akurat.

Sumber: Slide presentasi kuliah Teknik Simulasi dan Permodelan
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s