Talkshow & Seminar PKM 2015 by KEMAKOM

WP_20151205_14_12_43_Pro

Rahman, Deni dan Luay sedang mempresentasikan ide PKM mereka.

Kemarin (5/12) dari Departemen Pendidikan dan Pelatihan mengadakan sebuah talkshow dan workshop PKM 2015 di IK-206. PKM sendiri adalah sebuah ajang dari Kemenristekdikti untuk menampung ide-ide kreatif mahasiswa yang pada ujungnya akan diperlombakan di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional atau PIMNAS. Pada pembukaan, aku sempat memberi sambutan dengan memperlihatkan medali Gemastik 8 yang aku raih. Di waktu itu juga hadir Bu Enjun dan Bu Ria yang memberi sepatah dua patah kata untuk memberi motivasi bagi peserta yang menghadiri acara tersebut.

“Negeri ini butuh pemuda pemudi yang solutif, bukan mereka yang menuntut atas nama rakyat namun tak bermanfaat bagi rakyat itu sendiri”.

Acara yang dibawakan oleh Rima dan Nonci ini sanga menarik dan bermanaat. Pertama terdapat talkshow yang dimoderatori oleh Ranggi dengan narasumber Kang Aan dari Pendidikan Ilmu Komputer, Bima dan Reynaldi dari Teknik Elektro yang kemarin tembus hingga PIMNAS di Universitas Halu Oleo, Kendari. Di sana banyak dijelaskan keuntungan hingga suka duka perjuangan membuat sebuah PKM hingga level nasional.

Workshop selanjutnya ada dari Kang Aan. Banyak materi yang disampaikan, karena Kang Aan sendiri adalah orang LEPPIM UPI. Namun yang paling aku resapi adalah saat materi kriteria minimal lulusan sebuah perguruan tinggi yang meliputi Academic Knowledge, Skill of Thinking, Management Skill, dan Communicatio Skill. Dan ditutup dengan pernyataan “Negeri ini butuh pemuda pemudi yang solutif, bukan mereka yang menuntut atas nama rakyat namun tak bermanfaat bagi rakyat itu sendiri”.

WP_20151205_15_20_32_Pro (2)

Berfoto usai kegiatan Talkshow dan Seminar PKM 2015.

Terakhir ada Workshop dari Kang Lucky. Dalam sesi kali ini kami dibagi menjadi beberapa kelompok. Aku mendapat teman sekelompok bersama Destanti dan Fauzan. Di sana kami juga diminta untuk membuat sebuah ide PKM dalam waktu 10 menit. Akhirnya kami memiliki ide untuk membuat sebuah web yang memfasilitasi bagi mahasiswa atau lembaga sosial yang akan melakukan pengabdian pada masyarakat agar lebih mudah mencari titik desa yang tepat untuk dijadikan objek. Setiap kelompok maju mempresentasikan karyanya. Semuanya sangat menarik, walau pada akhirnya yang terbaik adalah ide untuk membuat gembok yang dapat dibuka melalui smartphone dalam jarak yang jauh.

Semoga acara seperti lebih dapat menarik minat mahasiswa, tak kalah dengan acara hiburan. Dan semoga yang menghadiri mendapatkan ilmu yang lebih, serta yang mengadakan mendapatkan amal yang baik. Aamiin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s