My 2014 Stories

Seseorang pasti memiliki cerita yang berbeda waktu. Cara yang menarik untuk membagi momen-momen tersebut adalah dengan membaginya pertahun. Seperti kronologi sejarah di buku-buku pelajaran masa sekolah, semua cerita di rangkum menurut tahun kejadian. Karena satu tahun adalah waktu yang cukup panjang untuk diisi dengan peristiwa yang menarik dalam hidup. Tahun 2014 telah berakhir. Banyak kenangan di tahun Piala Dunia ini. Saya mencoba merangkum momen hidup saya di tahun ini. And here is….. My 2014.

Januari saya diawali dengan pergantian tahun baru yang saya rasakan di kota kelahiran. Salah satu momen yang selalu dikenang itu adalah ketika salah satu tweet  saya di retweet oleh Deddy Corbuzier lewat akun twitternya @corbuzier. Saat itu acara yang dia bawakan sedang vakum, dan saat kembali tayang saya nge-tweet tentang kebahagiaan saya karena acara favorit saya kembali lagi. Namun siapa sangka, sang pembawa acara tersebut membaca dan me-retweet kicauan saya tersebut. Pada bulan ini juga saya terlibat dalam acara Sumedang Campus Day tepatnya pada tanggal 26 Januari, di Islamic Center Sumedang. Kegiatan ini adalah kegiatan kampus-kampus oleh mahasiswa asal Sumedang yang berkuliah di berbagai kampus di Indonesia. Dan stand UPI menjadi salah satu stand kampus yang paling banyak dikunjungi oleh pengunjung yang sebagain besar adalah siswa kelas XII SMA.

Tweet yang di-retweet oleh @corbuzier

Paguyuban Mahasiswa Insun Medal Sumedang di Sumedang Campus Day 2014.

Februari tak kalah menarik. Setelah tim dari sekolah saya, SMAN 3 Sumedang mengikuti kegiatan LKTI BFUB, acara yang diadakan oleh Mahasiswa Biologi UPI akhirnya berhasil lolos ke 10 besar dan akan menjalani final pada tanggal 9 Februari. Di final yang dilaksanakan di Auditorium PKM UPI tersebut saya hadir ditemani oleh Tresna yang juga berkuliah di UPI. Walau pada akhirnya kalah, saya tetap bangga pada Natassa, Yopi, dan Mugni yang berhasil membawa nama sekolah ke tingkat nasional. Setelah itu saya pun ikut mereka ke Sumedang sekaligus pulang. Tapi sebelum menuju Sumedang, tim yang dibimbing oleh Pak Asep menyempatkan diri untuk makan bersama di kebun teh Lembang dan mengabadikan beberapa foto. Selain itu, di bulan ini juga diselenggarakan DINAMIK (Dies Natalies Mahasiswa Ilmu Komputer) ke-9. Dan di sana saya, Daniel, Naufal, dan Ferldy akan perform untuk mewakili angkatan 2013 di acara puncak. Namun kenyataan tak sepenuhnya sama dengan ekspektasi kita. Kami diberhentikan di tengah lagu karena keterbatasan durasi acara. Padahal kami mempersiapkan 3 lagu untuk malam itu, tapi kenyataannya satu lagu pun tak usai. Haha.

Bersama Natassa dan Yopi di kebun teh, Lembang seusai Final LKTI BFUB UPI. Sumber: Mugni

Bersama Natassa dan Yopi di kebun teh, Lembang seusai Final LKTI BFUB UPI. Sumber: Mugni

Maret, pada tanggal 13 bulan ini kelas saya Ilmu Komputer C1 2013 memiliki agenda untuk foto studio di Jonas. Mungkin bisa dibilang kami adalah kelas di angkatan 2013 terakhir yang foto studio. Yang pasti, di foto ini masih ada Rani dan Vivin, anggota kelas kami yang berasal dari Papua yang sekarang tak ada kabar dan tak terlihat lagi di kampus. Saya, Fadhil dan Irfan Yasir pun mengenakan jaket baru yang bari dibeli dari Republik Isola. Kami sempat berfoto bertiga di depan Jonas dan siapa yang tahu kalau foto tersebut dijadikan header twitter untuk akun @RepublikIsola pada saat itu. Pada bulan ini juga tepatnya tanggal 22 saya pertama kali kumpul UKM yang saya ingin ikuti dari dulu, Studio 229. Berkumpul di sekre baru di samping KOPMA BS, kami pun saling memperkenalkan diri. Dan saya senang karena dugaan saya akan bertemu dengan orang-orang yang sombong ternyata salah. Saya dikelilingi orang yang ramah walaupun kebanyakan dari mereka berasal dari Pendidikan Seni Rupa. Dan pada kesempatan itu pula kami dapat berkumpul bersama pendiri Studio 229, Om Rudi yang juga menyempatkan untuk sedikit bercerita sejarah dari UKM yang bergerak di kesenirupaan ini.

Hasil foto studio kelas C1 2013.

April tentu menjadi bulan yang paling spesial karena ini adalah bulan kelahiran saya. Dan pada ulang tahun saya ke-19 pada tanggal 15, saya mendapatkan paket dari Tryana yang dikirim dari Bogor dengan menitipkan kiriman tersebut ke temannya, Kiki yang juga berkuliah di UPI. Lalu ada momen yang membuat saya tertegun, yaitu pada tanggal 6 di acara Shine On Sunday Tutorial PAI. Di sana kami ditemukan dengan beberapa orang yang memiliki kekurangan tapi memiliki tingkat keimanan yang tinggi. Salah satu yang membuat saya kagum adalah mahasiswa IPAI angkatan 2013 yang tuna netra tapi mampu menghapal Al-Qur’an. Padahal dia harus membaca Al-Qur’an Braile yang tentu berat jika dibawa kemana-mana. Dan mungkin itu adalah pekan Tutorial PAI yang paling berkesan untuk saya. Pada tanggal 26, mahasiswa Pendidikan Seni Rupa mengadakan sebuah even seni yang cukup besar yaitu Hajat Seni Rupa. Pada hari pembukaan, karena saya anggota Studio 229 saya berkesempatan untuk masuk ke FPBS dan ikut makan di acara tersebut. Karena UKM juga, saya berkesempatan untuk masuk ke Griya Seni Popo Iskandar, melihat beberapa pameran dan menikmati hidangan. Hehe.

Pameran The Legend, Hajar Seni Rupa UPI 2014.

Mei adalah bulan berakhirnya Tutorial PAI yang bisa dibilang “mencuri” weekend mahasiswa baru UPI. Tapi kegiatan ini sangat bermanfaat. Karena di dalamnya kita mendengarkan ceramah agama dan ada semacam mentoring yang mengupgrade keimanan kita. Pekan ke-10 Tutorial PAI sedikit berkesan karena pembicara kali ini adalah Prof. Munir. Dosen PTI sekaligus orang yang mendirikan Ilmu Komputer di UPI. Lanjut tanggal 22 malam terdapat rapat kewirausahaan KEMAKOM di Foodcourt Limamu, di Gegerkalong. Di sana kami meresmikan nama menjadi i-Runeurs dan membuat akun twitter untuk komunitas ini. Walaupun sekarang i-Runeurs dibubarkan karena tak ada pergerakan. Empat hari berselang, tanggal 26 adalah waktu saya untuk wawancara seleksi masuk BEM KEMAKOM. Saya memilih Departemen Advokasi Sosial Politik. Waktu itu diwawancara oleh menterinya langsung, Kang Agung ditemani oleh Teh Nida di depan GIK. Dan memang akhirnya saya pun menjadi salah satu bagian dari Depadsospol BEM KEMAKOM 2014/2015.

Juni diawali dengan kegiatan pantuhir BEM yang sekaligus menjadi acara pelantikan BEM KEMAKOM 2014/2015. Di sana pula kami akhirnya mengetahui siapa yang menjadi rekan setim kami di masing-masing departemen BEM. Di sana akhirnya saya bergabung dengan Kang Agung, Kang Willdan, Teh Nida, Ryan, Muti, Tia, Teti, Destanti, dan Nissa. Sebenarnya ada dua orang lagi yang tak bisa hadir saat pelantikan, yaitu Teh Rifka dan Wandy. Dan akhirnya kami disumpah sebagai anggota BEM di depan Villa Isola. Tanggal 16, juga menjadi akhir dari kaderisasi anggota muda Studio 229. Kegiatan pengukuhan tersebut dilaksanakan di Taman Ir. H. Juanda, Bandung. Awalnya berpikir akan ada hal-hal yang menyebalkan karena judulnya adalah pengukuhan. Namun jaduh dari bayangan. Di sana kami dibawa fun, berkarya bersama, bermain games, dan tentu menjadi lebih saling mengenal satu sama lain. Dan title seniman muda yang diberikan mungkin tak pantas untuk saya. Tapi, thanks Studio 229 yang bisa menjadi wadah untuk menampung hobi saya, walaupun sudah sedikit waktu yang saya miliki untuk sekedar berkunjung ke sekre.

Foto selfie sesi kedua (sekelompok). Ajay dan A Esa ga kefoto -_-

Tugas game foto selfie di dalam goa Jepang, pelantikan Studio 229.

Juli awal tahun ini sudah memasuki Bulan Ramadhan. Tanggal 1 pun saya pergi ke Bandung untuk perwalian bersama Pak Away, dosen pembimbing akademik saya. Pertemuan pun berlangsung di UPInet. Dan dari awal kuliah sampai tahun 2014 berakhir ini, kami baru 1 kali bertemu dengan dosen PA kami. Maklum, Pak Away sekarang sedang melanjutkan studi S3 di FASILKOM UI. Maghribnya, kelas saya berbuka bersama di Waroeng Steak di Karang Sentra. Setelah itu saya nekad kembali pulang ke Sumedang malam itu juga dengan sebelumnya mengantar Irfan Yasir ke daerah Antapani. Masih teringat saat buka bersama tersebut saya dan Yasir membicarakan rencana dia untuk ikut SBMPTN lagi. Dan sekarang dia pun telah menjadi mahasiswa Manajemen Unpad angkatan 2014. Tanggal 18, saya dan Tryana ke Bandung dengan tujuan utama membeli beberapa peralatan yang mendukung kuliah Tryana di Arsitektur Lansekap. Kami membeli rapido di Balubur Town Square, di depan kantor rektorat ITB. Pada hari itu juga sekaligus kami mengunjungi Museum Asia Afrika dan sempat difoto oleh ketua guidenya. Masih di bulan Ramadhan, pada tanggal 22 saya dan teman-teman SMA saya di XII IPA 5 mengadakan acara buka bersama di Kampung Tahu, Sumedang. Kebetulan acara tersebut bertepatan dengan acara teman-teman dari SMANSA yang mengadakan bakti sosial yang salah satu diantaranya adalah Rio Indonesian Idol. Lumayan, menonton perform “artis” secara gratis. Hehe.

Salah satu momen berfoto di acara bukber 5AVE tahun ini.

Saat buka bersama XII IPA 5 SMAN 3 Sumedang angkatan 2013.

Agustus berarti mulai masuk ke masa-masa ospek di perguruan tinggi. Semester 2 telah berakhir dengan IP 3,35. Lumayan. Alhamdulillah. Untuk jurusan yang memang mendapatkan A itu tak semudah yang dibayangkan. Yang pasti salah satu momen yang keren di bulan ini adalah terlibatnya saya di UKM Expo. Tentu bersama dengan Studio 229. Jika tahun lalu saya terkagum melihat sesi UKM Expo di MOKA-KU. Sekarang saya dapat masuk ke Gymnasium ya gara-gara UKM. Membawa bendera Studio 229 dan menjadi salah satu orang yang berbaris di depan Gymnasium sebagai perwakilan UKM yang ada di UPI. Tak hanya di dalam Gymnasium, di luar pun tak kalah seru dan ramai. Banyak mahasiswa baru yang melihat-lihat stand UKM yang ada di UPI. Namun yang paling berkesan tentu saja kegiatan di penutup bulan, tanggal 30-31 Agustus. Yap, karena di dua hari itu Depadsospol mengadakan camping ke Jayagiri, Lembang. Kami mendaki, mendirikan tenda dan bermalam di sana. Namun sayang Teh Nida, Teh Rifka, dan Muti tidak dapat bergabung bersama kami pada kesempatan itu. Mungkin nanti ada kalanya kami dapat berduabelas bersama-sama untuk menghabiskan waktu, tanpa membicarakan program kerja.

Stand Studio 229 di UKM Expo MOKA-KU UPI 2014

Stand Studio 229 di UKM Expo MOKA-KU UPI 2014

Berfoto di pagi hari.

Depadsospol di Jayagiri.

September mulai menjadi awal bulan-bulan yang sangat sibuk. Tanggal 6, Depadsospol mengadakan cara KAJI! yang mengundang Menteri Dalam Negeri BEM REMA dan Advokasi BEM REMA untuk menerangkan pada itu UKT kepada warga KEMAKOM. Ini adalah event pertama dari Depadsospol. Dilanjutkan esok harinya ada Zero Waste Event yang dimotori oleh Komunitas RELAWAN KEMAKOM yang juga di bawah Depadsospol. Pada hari itu kami membersihkan sampah yang ada di sekitar FPMIPA. Pada tanggal 14, diadakan Saresehan BEM I. Saya masuk bagian di kelompok 7 bersama Arief, Ana, Fitry dan Tantri. Di sana kami mendapatkan 2 medali setelah berduel dengan kelompok 8. Tanggal 25, saya mengikuti Olimpiade Fisika OSN Pertamina. Saya senang karena akhirnya dapat merasakan olimpiade fisika tingkat perguruan tinggi, setelah sebelumnya di SMP dan SMA juga merasakan olimpiade Fisika. Dan bulan ini juga adalah perjalanan saya menjadi seorang mentor kelompok 1 di BMAIL KEMAKOM 2014. Saya menjadi mentor untuk Sultan, Aldo, Wawan, Irsyad, Aldi, Farhan dan Faisal. Dan bulan ini juga menjadi cerita awal saya menjadi asisten dosen untuk mata kuliah PTI. Namun bulan ini juga menjadi bulan yang kelalm bagi Ilmu Komputer UPI. Karena pada bulan ini terdapat kasus penghinaan akun twitter @kemalsept terhadap kota Bandung yang berujung anggapan bahwa akun tersebut adalah mahasiswa Ilmu Komputer UPI 2011. Kasus ini menjadi kasus nasional hingga masuk berita di TV dan Ilmu Komputer UPI disebut di berbagai berita televisi.

Pantia, Departemen Advokasi Sosial dan Politik.

Depadsospol setelah acara KAJI!

Para partisipan berfoto bersama.

Partisipan ZWE usai membersihkan sampah di sekitar FPMIPA.

Foto bareng kelompok 8. Taken by Kang Sarwono.

Foto kelompok 7 & 8 Saresehan I BEM KEMAKOM 2014/2015. Taken by Kang Sarwono.

Oktober, akhirnya sampai di bulan ke-10 2014. Survei pertama untuk kegiatan P2M kali ini dilaksanakan pada tanggal 11 ke Purwakarta. Namun kami tak sampai ke tujuan yang kami maksud di awal. Karena ternyata desa yang kami maksud harus menyebrangi danau menggunakan rakit selama 2 jam. Belum lagi motor kami harus ditinggal di sana. Dan akhir dari survei kami pun berkunjung ke rumah Tia di Purwakarta. Esoknya, saya harus bangun subuh karena harus melaksanakan agenda mentoring besar bagi mahasiswa baru dan berkumpul di Saraga ITB. Di sana saya menjaga pos bersama Teh Nida dan Teh Nikmah di depan RS St. Boromeus. Kebetulan saat itu juga sedang berlangsung Dago Car Free Day, dan saya baru pertama kali ke Dago Car Free Day, hehe. Seminggu berselang, tanggal 18 diadakan KEMAKOM Leadership Training (KLT) selama dua hari. Hari pertama saya dipercaya menjadi moderator Kang Gerry, mantan wakil menteri kesejahteraan mahasiswa KM ITB, Teknik Material 2011. Ternyata Kang Gerry adalah orang yang selama ini saya tahu karena menghadiri AMI ITB Day dan Sumedang Campus Day. Hari kedua, saya dipercaya untuk menjadi PJ Aksi. Pada waktu itu saya sedang sakit, tapi saat Aksi, entah mengapa kondisi badan saya menjadi baik dan kuat menjalani aksi. Walau setelah itu kembali drop. Dan terakhir adalah saya berkesempatan sharing ilmu tentang desain grafis menggunakan FOSS Inkscape di Pelatihan Dasar yang diadakan oleh Depdiklat BEM KEMAKOM pada tanggal 25 dan 26. Sebenarnya saya mewakili ClubInk bersama Kang Asep. Saya mengajarkan Inkscape, sedangkan Kang Asep bagian GIMP. Walau waktu yang diberikan sangat minim, tapi saya sangat senang dapat kesempatan untuk berbagi sedikit ilmu yang saya miliki. Semoga bermanfaat.

Sampai di Purwakarta.

Sampai di Purwakarta.

Pematerian Kepemimpinan oleh Muhammad Pramaditya Garry Hanantyo.

Menjadi Moderator Pematerian Kepemimpinan oleh Muhammad Pramaditya Garry Hanantyo di KLT.

November semakin sibuk dengan tugas kuliah dan kegiatan di BEM. UKM pun tak pernah dikunjungi lagi. Pada tanggal 15, Depadsospol kembali mengadakan KAJI! dalam skala yang lebih besar. Kami menyewa Auditorium LPPM, mendatangkan Menteri Kajian Strategis KM ITB dan Staff Ahli DPR RI. Namun sayang acara yang bermanfaat ini tidak mencapai ekspektasi dalam hal peserta. Sebagai ketua pelaksana mungkin merasa gagal. Namun dibangkitkan oleh kedua pembicara acara ini dengan mengatakan bahwa acara kajian seperti ini memang tak banyak yang berminat, dan mereka sudah tidak kaget. Ditambah dengan testimonial dari peserta yang sangat positif. Mereka menyebutkan terimakasih telah berani mengadakan acara seperti KAJI! ini. Dan pada bulan ini pula berakhir masa-masa mentoring saya bersama ketujuh adik mentor saya. Kami menghabiskan waktu bersama berkeliling Bandung, makan malam bersama di Braga, dan foto studio di Jonas. Dan November saya ditutup dengan kegiatan Pelantikan Anggota Biasa (PLASA) yang menjadi akhir dari rangkaian kaderisasi KEMAKOM 2014. Bertempat di Kiara Payung, Sumedang, saya menjadi salah satu panitia divisi acara. Walau sepatu sudah tertutup lumpur, namun saya bisa merasakan momen yang tak didapatkan oleh orang lain. Dan itu keren!

Candle Light Dinner @ Mie Reman, Braga.

Candle Light Dinner @ Mie Reman, Braga.

Hasil salah satu foto studio. Cool!

Hasil salah satu foto studio. Cool!

Desember selalu menjadi cerita akhir dari sebuah tahun. Survei ke Desa Cigadog, Tasikmalaya sebagai lokasi Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) menjadi cerita di Desember ini. Yang paling berkesan tentu saja saat mengalami insiden kecelakaan kecil di depan kampus UIN SGD. Saya sempat dilarikan ke RS Santo Yusup, walau akhirnya dipulangkan dan sampai ke kostan tengah malam. Tanggal 14, mahasiswa Pendidikan Matematika UPI mengadakan Festival Of Mathematics di halaman Gymnasium UPI. Dan saya diajak untuk menjadi drummer pengganti band Ferldy yang sedang berada di Cianjur. Kami hanya latihan satu hari di studio dengan personel yang lengkap. Bersama Jaka di bass, dan Vina, mahasiswi Pendidikan Seni Musik 2014 di vokal, kami pun membawakan lagu Can’t Take My Eyes Off You dan Nakal dari Gigi. Namun siapa sangka penampilan kami yang sekaligus menjadi penutup sesi pertama tersebut mendapatkan respon positif dari audiens yang ikut bernyanyi bersama. Terkahir adalah presentasi Masterpiece ClubInk yang diadakan tanggal 21. Yap, saya tak sempat mengerjakan masterpiece untuk tugas akhir ClubInk. Dan saya memutuskan untuk tidak datang. Tapi Teh Rinrin menghubungi saya via BBM dan mengatakan saya boleh mempresentasikan karya saya yang sudah jadi. Saya pun bergegas membuka netbook kecil saya dan mengumpulkan kira-kira karya saya yang mana yang memiliki cerita khusus dan dapat dipresentasikan di masterpiece. Akhirnya saya pun mempresentasikan karya saya di masterpiece walau tak membuat masterpiece. Padahal kalau saya tidak presentasi hari itu pun, saya akan diberi kesempatan kedua pada tanggal 8 Januari 2015. Tapi tak apalah. Saya jadi bisa sharing sedikit tentang karya-karya lama saya.

Dan 2014 pun telah berakhir. Tahun 2015 masih menjadi misteri. Ada momen apa di setiap harinya, di setiap minggunya, dan di setiap bulannya. Semoga tahun 2015 adalah tahun yang baik bagi saya dan semua. Dan semoga Desember 2015 saya masih bisa menulis cerita tentang apa saja momen saya selama 2015. Aamiin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s