Survey Lokasi P2M KEMAKOM 2014: Purwakarta!

Sampai di Purwakarta.

Sampai di Purwakarta.

Sabtu, 11 Oktober 2014 kemarin saya dan beberapa kawan berniat menuju Purwakarta untuk melakukan survey tempat yang akan dijadikan lokasi untuk kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M). Kami memulai perjalanan sekitar pukul 08.30 WIB dari kampus UPI. Saya mengendarai motor millik Kang Arif dan membonceng Arief. Haha. Rute kami lewat Cimahi, Padalarang, dan berakhir di Purwakarta. Sesampainya di Purwakarta kami rehat sejenak di salah satu lokasi wisata yang ada di Purwakarta. Akhirnya kami pun melanjutkan perjalanan dan menunggu ayah Tia yang akan mengantarkan kami ke lokasi yang sudah direncanakan. Konon, lokasi yang kita rencanakan itu berada di tengah danau dan harus menaiki rakit untuk menyebrangnya. Sampai akhirnya danau pun terlihat di sisi perjalanan kami. Karena perjalanan kami menanjak. Dan sebenarnya bisa dibilang pemandangan dari danau tersebut cukup eksotis.

Namun semuanya berubah ketika jalan berbatu kami lewati. Haha. Yap, untuk menuju ke tepi sebelum penyebrangan kami harus melewati jalan menurun berbatu yang sangat parah. Karena berbagai pertimbangan kami pun memutuskan untuk kembali dan mengikuti anjuran ayah Tia untuk menanyakan kondisi jalan pada warga yang ada di sana. Ternyata ada orang bagian sosial dari kelurahan yang sedang berjaga di sana. Beliau menyatakan bahwa untuk mencapai tempat yang kita maksud butuh waktu kira-kira 2 jam menggunakan rakit dan harganya pun tak murah. Selain itu tentu keselamatan jiwa pun tak ada yang menjamin karena tak mungkin di rakit disediakan pelampung untuk keamanan. Akhirnya kami mengurungkan niat untuk menuju lokasi yang sudah kami rencanakan sebelumnya.

Perjalanan terhenti di sini.

Perjalanan terhenti di sini.

Namun sebelum bergegas pergi, kami sempat menemui bu lurah yang ada di sana yang kebetulan rumahnya sangat dekat dengan pos kami beristirahat. Di sana kami membahas potensi lokasi itu untuk dijadikan lokasi pengabdian pada masyarakat tahun ini. Setelah berdiskusi cukup lama, kami pun melakukan perjalanan yang sebelumnya tak kami rencanakan. Ke rumah Tia! Yay! Kapan lagi bisa ke rumah Tia di Purwakarta seperti kesempatan kali ini. Dan ternyata rumah Tia cukup jauh dari lokasi kami berada sebelumnya. Kami masuk ke pusat kota Purwakarta dan setelah sekitar 1 jam, kami pun sampai di rumah Tia.

Makan siang di rumah Tia.

Makan siang di rumah Tia.

Kami disambut hangat oleh keluarga Tia. Disuguhi minum dan makanan ringan yang menemani istirahat kami setelah melakukan perjalanan yang melelahkan. Setelah itu laki-laki yang ikut dalam perjalanan pun (Kang Agung, saya, Ryan, Aul. Anggi, dan Arief) pergi ke masjid warga sekitar untuk menunaikan shalat dzuhur. Ternyata setelah itu kami kelelahan dan sempat tertidur hingga waktu ashar tiba. Dan kami pun kembali menunaikan shalat di masjid tersebut berbaur dengan warga sekitar.

Setiba kami di rumah Tia kembali, ternyata kami sudah disiapkan makan siang oleh keluarga Tia. Malu karena merepotkan sebenarnya. Tapi mungkin karena kami dari jauh dan hitung-hitung bersilaturahmi, jadi deh kami makan siang di rumah Tia. Padahal sebelumnya saya dan Kang Agung merencanakan makan siang di jalan setelah shalat. Sekali lagi terima kasih untuk keluarga Tia yang sudah kami repotkan. Hehe.

Sempetin foto di lampu merah.

Sempetin foto di lampu merah.

Setelah dirasa cukup untuk beristirahat dan mengingat agar pulang tak terlalu larut malam, kami pun bergegas pulang sekitar pukul 16.30 WIB. Perjalanan pulang terasa lebih cepat dari saat berangkat. Apa karena kemacetan yang berbeda, entahlah. Yang penting kami semua akhirnya bisa berkumpul di depan Gate I UPI setelah sebelumnya saya dan Kang Agung nyasar di daerah Cimahi. Cukup lama kami beristirahat di depan Gate I. Lalu karena lapar dan memang belum makan malam, kami pun berencana untuk makan malam bersama di Nasi Goreng Mafia di Setiabudhi. Tapi sialnya lokasi yang dituju penuh dan kami harus menunggu paling lama 1 jam untuk dapat kursi. Akhirnya kami memutuskan untuk pindah tempat dan sampailah kami di tempat nasi goreng di jalan Gegerkalong Hilir. Walau beda tempat, yang penting sama-sama nasi goreng. Hehe. Dan dari sana kami mulai berpencar dan kembali ke tempat tinggal masing-masing untuk beristirahat dan untuk persiapan besok. Karena saya, Tia dan Teh Nida ada acara mentoring besar sedangkan yang lainnya harus kembali survey ke Sumedang.

Hari yang cukup menguras tenaga dan waktu. Tapi sangat berkesan dan seolah menjadi acara refreshing karena seperti traveling ke luar kota. Hehe. Nice day.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s