Di Gaza Hidup dan Mati Tidak Ada Bedanya

Masihkah dunia terus membisu?

Catatanku

โ€œPada malam hari kami menunggu datangnya siang. Pada siang hari kami menunggu malam, seperti menanti giliran kematian di rumah pembantaian,โ€ kata seorang wanita di Jalur Gaza seperti dikutip Haaretz, Ahad (13/7). (Sumber: Warga Gaza Menunggu Kematian di Rumah Pembantaian).

Seperti itulah keadaan di Jalur Gaza, Palestina, saat ini. Hidup warganya penuh ketakutan, karena mereka tidak tahu kapan terkena bom, peluru, atau mortir yang berjatuhan secara acak di atas kepala mereka. Kebrutalan Israel untuk menghancurkan tentara Hamas telah menyebabkan lebih dari 1600 orang warga Gaza syuhada. Dari subuh hingga ke subuh lagi ratusan bom dimuntahkan dari darat, laut, dan udara ke daratan Gaza oleh tentara Israel. Dengan ganas tentara Israel menembaki apa saja: rumah, sekolah, masjid, rumah sakit, dan warga sipil yang tidak berdosa menjadi korbannya, sebagian besar anak-anak dan wanita. Sementara tidak satupun warga sipil Israel yang menjadi korban, sebab sasaran Hamas adalah tentara Israel, bukan wargaโ€ฆ

Lihat pos aslinya 310 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s