Weiltmeister 2014

Maracana Stadium sesaat setelah Jerman menjadi juara Piala Dunia 2014. Sumber: theguardian.com

Fantastik. Negara yang saya dukung dari awal di gelaran Piala Dunia tahun ini berhasil menjadi keluar sebagai juara. Yap, Jerman! Negara yang menurut saya paling konsisten dalam piala dunia kali ini memang layak menjadi juara dunia. Masih teringat tahun 2010 ketika Jerman sangat perkasa dengan mengalahkan tim-tim besar seperti Inggris dengan skor 4-1 dan Argentina dengan skor telak 4-0. Walau akhirnya Jerman harus kandas di semifinal dan berakhir di posisi 3 setelah mengalahkan Uruguay. Dan tahun ini mereka merebut apa yang seharusnya mereka dapatkan.

Banyak yang mengejutkan dari timnas Jerman di piala dunia ini. Salah satunya tentu saja setelah mengalahkan tuan rumah Brazil dengan skor ‘gila’ 7-1. Tapi bukan itu momen yang paling saya senangi dari Jerman. Adalah keberhasilan Miroslav Klose yang menjadi top scorer sepanjang pagelaran piala dunia dihelat mengalahkan rekor dari Ronaldo Da Lima dari Brazil. Ya, pertandingan yang bisa disebut sebagai balas dendam final piala dunia edisi tahun 2002 ini memang sangat seru. Dan siapa yang tahu kalau Ronaldo mencetak 2 gol pada laga itu dan menjadikan dirinya top scorer piala dunia sepanjang masa. Dan 12 tahun bersilam, Brazil harus menerima balas dendam dari Jerman sekaligus pada pertandingan itu Klose mencetak gol yang memecahkan rekor Ronaldo. Yang menariknya lagi, Ronaldo hadir langsung menyaksikan pertandingan tersebut. Tentu ini sebuah drama kehidupan yang terjadi di sepak bola.

Dan dunia pun tahu kalau Jerman telah 4 kali berturut-turut masuk ke semifinal piala dunia. Sudah tak terbantahkan lagi bahwa mereka layak mendapatkan prestasi tertinggi dalam dunia sepak bola tersesbut. Ditambah pelatih Jerman, Joachim Loew yang dipertahankan oleh DFB untuk tetap melatih Jerman selama 8 tahun walau tanpa gelar. Dan tahun ini mereka mendapatkan ‘imbalan’ atas kesabaran dan kepercayaan yang diberikan kepada Loew selama 8 tahun ini.

Final yang mempertemukan Jerman dengan Argentina pun menjadi ulangan final tahun 1990 ketika Jerman meraih gelarnya yang ke-3. Menariknya pada kala itu Argentina menggenakan kostum warna biru tua sama seperti tahun ini. Pada tahun 1990 pula Jerman menggagalkan impian pemain Argentina yang sangat fenomenal dengan nomor punggung 10, Maradona untuk membawa Argentina untuk menjuarai piala dunia untuk ke-3 kalinya. Kali ini, Jerman menggagalkan impian Lionel Messi, yang juga menjadi kapten dan bernomor punggung 10 untuk membawa Argentina meraih bintang ke-3 di atas lambang negara mereka.

Terkahir yang menarik adalah ketika penyerahan trofi piala dunia oleh Presiden Brazil, sang presiden nampak murung. Entah karena yang diberi bukanlah tim nasionalnya, entah karena malu tak dapat juara di rumah sendiri, atau (yang paling saya percaya) malu karena harus menyerahkan trofi piala dunia kepada tim yang mempermalukan negaranya dengan skor 7-1. Yang pasti piala dunia tahun ini telah selesai. Selamat pada Jerman yang keluar sebagai juara dunia. Sampai jumpa 4 tahun lagi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s