Pilpres 2014

Kemarin rakyat Indonesia sedang berpesta demokrasi. Di tengah ramainya piala dunia dan penyerangan di Gaza yang mengguncang dunia, masyarakat masih menjalakan entah hak atau kewajibannya sebagai warga negara. Yap, kali ini saya akhirnya bisa memilih calon pemimpin bangsa ini. Maklum, 5 tahun lalu saya baru lulus dari SMP dan akan masuk SMA. Belum memiliki hak pilih. Kali ini akhirnya saya dapat merasakan yang namanya nyoblos.

Saya menggunakan hak pilih saya di TPS 16, Lingkungan Cilipung, Pasanggrahan Baru, Sumedang di dekat rumah saya. Tempat yang digunakan ada sebuah SD yang menjadi sekolah terdekat dari warga di sini. Saya mendapatkan no urut 376. Maklum, saya datang ke TPS pukul 09.00 WIB.

Setelah nyoblos, hal yang paling ditunggu adalah quick count yang ditayangkan di hampir seluruh televisi Indonesia. Namun semuanya berakhir lucu. Televisi-televisi di Indonesia bak terbelah dua. Satu pihak menggunakan lembaga survei yang memenangkan capres no urut 1, dan satu pihak lain sebaliknya. Dunia maya pun menjadi ramai. Tak sedikit yang membincangkannya di Twitter hingga menjadi trending topic worldwide.

Siapapun presidennya, semoga semua pihak dan masyarakat yanh merasa jagoannya kalah berbesar hati menerima kekalahan dan mendukung presiden yanh akan memimpin negeri ini. Semoga rakyat kita semakin dewasa dalam demokrasi. Sampai jumpa 5 tahun lagi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s