RAM KEMAKOM 2014

Foto di photoboot RAM bersama ikon Si Piyu dan Si Moni. Sambil memegang tulisan Ilmu Komputer seperti tahun lalu saat jadi mahasiswa baru. Taken by Abdul Aziz Priatna.

Foto di photoboot RAM bersama ikon Si Piyu dan Si Moni. Sambil memegang tulisan Ilmu Komputer seperti tahun lalu saat jadi mahasiswa baru. Taken by Abdul Aziz Priatna.

RAM (Registrasi Anggota Muda) adalah salah satu alur kederisasi yang dilaksanakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Komputer (BEM KEMAKOM) FPMIPA UPI. RAM tahun 2014 ini dilaksanakan tepat dengan registrasi ulang mahasiswa baru di Biro Administrasi Akademik dan Keuangan (BAAK) UPI. Para maru (mahasiswa baru) setelah melaksanakan registrasi akan dibawa oleh kakak-kakak tingkatnya ke jurusan masing-masing. Saya sendiri tidak begitu tahu tentang jalan rute yang ditempuh mereka, karena saya berada di pos advokasi center, yaitu untuk menangani dan menerima keluhan akan keberatan masalah uang kuliah tunggal (UKT) yang memberatkan mahasiswa.

Kami berkumpul di depan JICA pukul 06.00 WIB. Di sana kami melakukan briefing terlebih dahulu untuk program kerja pertama BEM KEMAKOM tahun ini. Setelah itu kami berdoa untuk kelancaran acara hari ini. Setelah semua bersiap, tim advokasi yang berasal dari Departemen Advokasi Sosial dan Politik (Depadsospol) berkumpul dulu dan sarapan bersama. Waktu itu yang sudah hadir adalah saya, Kang Agung, Teh Nida, Nissa, Tia, dan Mutia selaku DPM yang mengawasi Depadsospol. Di sana kami sarapan bersama dengan candaan dan sedikit bercerita tentang kehidupan di Sumatera oleh Kang Agung dan Mutia yang berasal dari Lampung.

Setelah sarapan, kami pun menuju FPMIPA-B yang menjadi tempat RAM seluruh jurusan yang ada di FPMIPA. Ilmu Komputer pun mendapat tempat paling pojok, paling luas, di samping ruang panitia, dan bersebelahan dengan kawan-kawan dari jurusan Fisika. Dengan laptop yang berjejer, tempat RAM KEMAKOM terlintas seperti klinik IT. Karena kami memisahkan antara ikhwan dan akhwat (islami banget ya, hehe), jadi ruang yang dibutuhkan pun lebih besar. Sementara itu tim advokasi harus berbagi meja dengan Deproh, hehe.

Suasana RAM Jurusan yang ada di FPMIPA. Berlokasi di Gedung FPMIPA-B.

Suasana RAM Jurusan yang ada di FPMIPA. Berlokasi di Gedung FPMIPA-B.

Bendera yang dibawa oleh mahasiswa baru FPMIPA.

Bendera yang dibawa oleh mahasiswa baru FPMIPA.

Secara bertahap beberapa maru pun datang. Jumlahnya tak pasti, kadang banyak sekaligus, kadang hanya satu. Tapi setiap ada maru yang masuk tempat RAM, kami kakak tingkat bertepuk tangan menyambut keluarga kami tersebut. Dan itu membuat saya ingat setahun lalu ketika saya digiring ke tempat RAM KEMAKOM dan saya juga ditepuktangani, dan sekarang saya yang menepuktangani adik tingkat, it’s so amazing. Beberapa maru ada yang sudah kenal dengan saya karena pada saat pendataan avokasi, mereka sudah saling kontak dengan saya via BBM, WhatsApp, Facebook, Twitter, dll. Tapi tidak sedikit juga yang memang baru saya kenal. Dan curhatan-curhatan mereka pun kami tampung. Dan memang sebagian besar tidak setuju dan merasa keberatan dengan adanya kebijakan UKT ini. Tapi ada juga loh yang setuju dengan UKT. Walau hanya segelintir orang.

Saat masuk tempat RAM, mahasiswa baru pertama-tama didata oleh kestari. Maru yang pake kerudung adik kelas saya dari SMAN 3 Sumedang, yeah :)

Saat masuk tempat RAM, mahasiswa baru pertama-tama didata oleh kestari. Maru yang pake kerudung adik kelas saya dari SMAN 3 Sumedang, yeah 🙂

Tim database ikhwan sedang mendata mahasiswa baru.

Tim database ikhwan sedang mendata mahasiswa baru.

Tapi sedihnya adalah kita kehilangan 16 orang. Keenam belas maru ini tidak mendaftar ulang yang otomatis dianggap mengundurkan diri dari Ilmu Komputer UPI. Entah karena apa, tapi saya yakin sebgaian besar karena UKT. Karena dari 16 orang tersebut, 2 diantaranya memang sudah diketahui akan mengundurkan diri. Tapi untuk 14 orang lainnya kami tidak tahu karena sulit dihubungi dan tidak melapor keberatan UKT ke Jaringan Advokasi Mahasiswa di BEM REMA. Semoga saja mereka yang tidak hadir hari ini diberi jalan lain oleh Allah, yang tentu merupakan jalan yang terbaik bagi mereka, aamiin.

Hari ini pun selesai lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya. Tenaga sudah habis karena mungkin ventilasi di FPMIPA-B lantai 1 ini cukup buruk. Terdapat kaca yang besar yang membuat ruangan ini seperti showroom dari luar, tapi ventilasi yang kurang membuat sirkulasi udara sangat minim. Sedangkan kita tahu banyak orang pada saat itu. Dan saat sampai kostan setelah pulang dari kegiatan hari ini pun saya langsung tertidur dan bangun 12 jam kemudian. And it tells how tired I am today. Haha.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s