Pendidikan di Kehidupan Kita

Sumber: promobdg.com

Hari ini saya menonton salah satu acara TV favorit saya, yaitu Indonesia Lawak Klub. Menarik, karena acara ini adalah parodi dari acara Indonesia Lawyer Club yang membahas masalah secara seruis. Tapi di acara ini dikemas dengan humoris. Tapi yang harus digarisbawahi adalah acara ini juga mengangkat isu-isu yang sedang hangat di negeri ini. Episode hari ini adalah membahasa masalah “cabe-cabean”. Di akhir acara, Fitri Tropika (favorit saya) mengatakan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan “FARE”, yaitu Family, Activity yang positif, Religious, dan Education. Dan acara ini pun ditutup oleh Denny Candra dengan kata-kata “Edukasi itu penting”.

“Pendidikan itu terbagi tiga. Pendidikan makna luas, luas terbatas, dan makna sempit.”

Karena saya berkuliah di Universitas Pendidikan Indonesia, saya mendapat kesempatan untuk lebih mengetahui makna dari pendidikan itu sendiri. Dimulai dari mata kuliah Landasan Pendidikan yang membicarakan dasar-dasar pendidikan. Bagi kelas saya yang memang bukan kelas kependidikan (Ilmu Komputer) mungkin sebagian dari kamu merasa tidak tertarik dengan mata kuliah ini. Tapi saya sangat tertarik, terlebih “mumpung” kuliah di UPI. Jadi saya suka dengan topik-topik yang dibahas dalam kuliah ini.

Kita sering menemui masyarakat berkata “Pendidikannya tinggi, tapi bla bla bla”. Mengapa itu bisa terjadi? Karena pendidikan yang mereka maksud adalah pendidikan makna sempit. Sedangkan pendidikan itu terbagi menjadi tiga. Yaitu pendidikan makna luas, luas terbatas, dan makna sempit. Dan di antara ketiga makna pendidikan ini, setiap makna memiliki ruang lingkup yang berbeda.

Ruang lingkup pendidikan.

Ruang lingkup pendidikan.

Pendidikan makna luas berlangsung seumur hidup, dapat terjadi di mana saja dan kapan saja, dapat berupa pengalaman sendiri dan mendengar pengalaman orang lain. Jadi, segala sesuatu yang dapat membuat kita ke arah yang lebih baik, seperti mendapatkan motivasi, atau mungkin menonton film yang memberikan pandangan baru ke arah yang lebih baik juga disebut dengan pendidikan. Ya, pendidikan makna luas. Sedangkan pendidikan luas terbatas terjadi seumur hidup tapi dalam keadaan tertentu. Biasanya pendidikan ini berupa ajaran moral dari orang tua kepada anaknya, atau latihan suatu keahlian. Terakhir adalah pendidikan makna sempit. Inilah yang masyrakat sebut pendidikan itu sendiri. Pendidikan ini didapatkan di sekolah, dan pendidikan yang didapat adalah berupa kurikulum yang dibuat oleh para ahli pendidikan makna sempit. Dalam kasus ini, pendidikan yang dimaksud adalah pendidikan berupa materi.

“Jika melihat teman yang terlambat, atau tidak mengerjakan tugas, secara tidak langsung kita pasti akan berpikir bahwa itu adalah perbuatan yang salah.”

Jadi, di sekolah para siswa diajarkan pendidikan berupa materi seperti matematika, fisika, bahasa, dan pelajaran lainnya. Sedangkan pendidikan seperti moral (pendidikan luas terbatas) didapat seorang anak dari orang tua atau orang yang selalu membimbingnya. Apakah pendidikan luas terbatas bisa didapatkan ruang lingkup pendidikan sempit? Ya, jika pada saat di sekolah seorang guru memberikan nilai-nilai kebaikan. Terakhir adalah pendidikan makna luas. Pendidikan ini bisa didapat di mana saja termasuk sekolah. Seperti jika melihat teman yang terlambat, atau tidak mengerjakan tugas, secara tidak langsung kita pasti akan berpikir bahwa itu adalah perbuatan yang salah. Nah, berarti siswa tersebut telah mendapatkan pendidikan dari apa yang dia lihat dan menjadikannya sebuah pelajaran. Itulah pendidikan makna luas, pendidikan yang sebenarnya.

Sekolah dapat mempengaruhi kepribadian siswanya, tapi keluarga lebih berpengaruh. Tapi di atas keluarga ada lingkungan luar yang memberikan pendidikan makna luas yang lebih berpengaruh terhadap kepribadian seseorang. So, let’s make our environment to be a good envorinment.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s