Pameran LKTI BFUB XVI UPI 2014

Suasana Pameran LKTI BFUB XVI UPI 2014 di depan Auditorium JICA FPMIPA UPI. Tim SMAN 3 Sumedang mengenakan jas lab berwarna putih. Sumber gambar: @BFUB_Formica

Dari kemarin saya nge-post tentang BFUB, bukan berarti saya adalah mahasiswa Biologi UPI, loh. Hehe. Ini karena adik kelas saya selama 4 hari memang sedang berada di UPI untuk mengikuti kegiatan tersebut. Dan hari ini adalah hari ke-3, alias waktunya Pameran Lomba Karya Tulis Ilmiah. Dosen Landasan Pendidikan tidak hadir. Pukul 09.30 saya sudah bisa keluar kelas. Langsung deh saya menuju JICA FPMIPA UPI untuk melihat stand SMAN 3 Sumedang.

Tim SMAN 3 Sumedang sendiri diwakili oleh Natassa, Mugni dan Yopi. Karya mereka yang berjudul Proses Pembuatan Bioetanol dari Limbah Cair Tahu dengan Proses Fermentasi oleh Saccharomyces cerevisae ini cukup mengundang banyak orang untuk mendatangi stand mereka. Ditambah mereka menjajakan tahu Sumedang yang siapa saja boleh mencicipinya. Jadi nilai plus, tuh. Hehe. Tapi memang dari sekian peserta yang ada, tim SMAN 3 Sumedang satu-satunya tim yang menggunakan jas lab. Dan juga menjadi satu-satunya SMA dari Sumedang yang lolos hingga tahap ini.

“Karya mereka ini tak akan ada artinya jika tak ada dukungan dari pemerintah.”

Saya pun berkeliling melihat dan mengunjungi stand dari sekolah lain. Ternyata ada yang dari Lampung, Palembang, dan juga dari Bali. Wow. Mereka hebat-hebat, loh. Dapat membuat bahan bakar dari oli bekas, bonggol pisang kopok, dan juga eceng gondok yang ada di sungai Musi. Tapi sayang karya-karya mereka ini tak akan ada artinya jika tak ada dukungan dari pemerintah. Karena saat saya tanya mereka kenapa bangsa ini masih terus mengalami krisis padahal anak muda kita dapat menciptakan hal-hal hebat, mereka semuanya serempak menjawab pemerintah sebagai faktor utamanya.

Karya Natassa cs ini juga tak kalah keren. Dapat memanfaatkan limbah tahu cair yang oleh produsen tahu hanya menjadi limbah tak berguna dan dibuang ke sungai Cipeles. Akhirnya mencemari air sungai. Dan tentu secara tidak langsung akan berdampak buruk bagi kesehatan masyrakat sekitar.

“Yopi terlihat bahagia dapat melihat sosok Aa Gym secara langsung.”

Oh iya, acara ini sempat terpotong oleh shalat Jumat. Saya, Pak Asep, Mugni dan Yopi memutuskan untuk shalat di Masjid Daarutt Tauhid. Dan kebetulan yang menjadi khotib Jumat ini adalah Aa Gym. Yopi dan Mugni terlihat antusias. Dan Yopi terlihat bahagia dapat melihat sosok Aa Gym secara langsung. Acara ini pun berakhir sekitar pukul 15.30. Dan mereka harus kembali ke Sumedang. Esoknya, mereka harus datang ke Bandung lagi dan sudah ada di kampus UPI pukul 07.00. Mudah-mudahan mereka berhasil dan mendapatkan juara I. Melihat jumlah vote yang didapatkan dari pameran dan mental Natassa cs yang sudah terbentuk karena menjelaskan karyanya pada pameran. Googd Luck ya adik-adik. Haha.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s