Hitam Putih Acara Settingan?

Salah satu scene tayangan Hitam Putih di Trans 7. Sumber: dedidwitagama.wordpress.com

Hitam Putih adalah acara yang penuh inspiratif. Jujur saya adalah termasuk orang yang suka dengan acara ini. Terlebih acara ini dibawakan oleh Deddy Corbuzier yang memiliki pikiran yang sangat idealis. Tentu orang-orang yang dihadirkan dalam acara ini benar-benar tanpa settingan. Saya percaya itu. Tapi kita tahu jika acara Hitam Putih di hari-hari ke belakang memiiliki fenomena tersendiri.

Sempat mengejutkan dengan tweet dari Deddy Corbuzier dengan akunnya @corbuzier yang menyatakan bahwa ia akan digantikan oleh Farhat Abbas. Akhirnya banyak yang menanti acara Hitam Putih di layar kaca. Farhat memang ada. Tapi bukan mengambil alih posisi Deddy, melainkan menjadi pengisi acara di episode saat itu. Walau di episode berikutnya terdapat segmen Celoteh Farhat. Seolah dibuat nyata dan memang produser menginginkan Farhat menggantikan Deddy, sebagian orang pun sadar bahwa ini adalah settingan belaka. Namun acara ini tetap tidak ditinggalkan oleh penggemarnya. Karena mereka yakin cara ini adalah cara yang dilakukan guna mempertahankan nilai jual acara yang kalah heboh dengan acara di TV sebelah.

 “Masyarakat harus bisa memilih apa yang baik untuk dirinya dan apa yang tidak” -Deddy Corbuzier

Pada 15 Januari 2014, secara mengejutkan Deddy Corbuzier mengumumkan bahwa episode pada hari itu adalah yang terakhir. Dan ditutup dengan kalimat “Masyarakat harus bisa memilih apa yang baik untuk dirinya dan apa yang tidak”. Twitter pun banjir dengan keluhan dengan diberhentikannya acara Hitam Putih. di Facebook dan Twitter Deddy pun semakin menguatkan bahwa ini adalah hal serius. Bahkan terdapat foto-foto yang memperlihatkan crew yang sedang menangis karena acara ini harus ditutup. Dan berita ini pun menjadi berita yang cukup hangat didunia maya.

Namun, secara mengejutkan pula Deddy Corbuzier mengumumkan bahwa Hitam Putih akan kembali. Melalui media sosialnya, dia mengungkapkan bahwa acaranya akan kembali hadir ke layar kaca. Tayangan pun kembali tanggal 3 Februari 2014. Tentu saya sebagai salah satu penggemarnya menonton acara tersebut. Acar tersebut bertopik “Hitam Putih Reborn”. Ada yang aneh? Ya! Ruang studio acara tersebut masih sama seperti sebelum acara ini tutup sementara. Logikanya, saat acara ini tutup tentu ruangan studio yang digunakan oleh acara itu akan diubah dan digunakan untuk kegiatan lain. Tapi apa yang terlihat pada tanggal 3 Februari adalah ruangan studio yang sama. Seolah ruangan itu memang “diistirahatkan” untuk sementara waktu karena memang akan dipergunakan kembali.

HItam Putih Reborn. 3 Februari 2014. Sumber: hot.detik.com

Itu yang membuat saya yakin jika fenomena yang terjadi di Hitam Putih akhir-akhir ini adalah settingan untuk menaikan rating. Tapi, ini bukan settingan yang abal-abal. Ini settingan yang membuat acara ini memang terlihat mahal. Mungkin Deddy Corbuzier sebagai pesulap yang dikenal pandai memainkan trik agar lerlihat nyata menerapkan pada acara ini. Sehingga orang-orang mengira bahwa ini memang nyata, termasuk saya. Ya, walau memang settingan, tapi bukan settingan murahan. Benar-benar terkonsep dengan sangat baik. Karena melibatkan akun media sosial sang host yang pasti dapat dibaca oleh masyarakat lulas.

Terlepas dari perkiraan saya, pasti banyak yang pro dan kontra dengan tulisan ini. Yang pasti acara ini adalah acara yang inspiratif. Acara yang recommended untuk ditonton di saat acara TV yang lain hanya mengedepankan sisi hiburan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s